 |
Selamat Datang di Antonbahagia.com
|
|
Seorang turis datang ke Roma untuk melihat beberapa museum yang menyimpan koleksi benda langka bersejarah. Dalam kesempatan itu ia juga mengunjungi sahabatnya, yang sudah tinggal di Roma sejak kecil. “Luar biasa!” seru sang turis. “Sayang waktuku hanya 3 hari untuk menikmati kotamu ini. Banyak peninggalan bersejarah di sini yang membuat penduduk dunia terpukau. Beruntung benar kamu bisa tinggal di Roma.” Temannya menjawab, “Oya? Bagiku semua biasa saja. Aku bahkan belum pernah mengunjungi museum-museum yang kaulihat!”
Untuk dapat melihat hal-hal luar biasa yang ada di sekitar, kita perlu sesekali keluar dari rutinitas hidup. “Menyimpang” dari agenda rutin. Itulah yang dilakukan Musa. Suatu hari Tuhan memberinya tanda: ada semak duri menyala, tetapi tak dimakan api. Musa pun segera berhenti dari jadwal rutinnya menggembala domba. “Baiklah aku menyimpang ke sana,” katanya (ayat 3). Momen itu pun menjadi momen bersejarah! Ketika Tuhan melihat Musa menyimpang, segera ia dipanggil dan diajak bicara secara khusus (ayat 4). Ceritanya pasti jadi lain jika Musa tidak mau ”menyimpang” saat itu. Jika ia membiarkan hidupnya terus ditelan rutinitas, ia tidak akan peka membaca tanda-tanda ilahi.
Tuhan sering memberi kita tanda-tanda penyertaan-Nya. Mungkin Anda pernah hampir mengalami kecelakaan, tetapi tidak jadi. Atau, tanpa dinyana, apa yang Anda butuhkan tiba-tiba disediakan. Keajaiban kecil sering Tuhan kirimkan dalam hidup kita. Sudahkah Anda menyadarinya? Cobalah “menyimpang” atau beralih sejenak dari rutinitas hidup. Renungkan kebaikan-Nya. Tuhan sedang datang mendekat.
Bacaan hari ini: Keluaran 3:1-4
Ayat mas hari ini: Keluaran 3:3
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 148-150; 1 Korintus 15:29-58 |
|
Perjalanan dari Kupang menuju Baumata—sebuah daerah mata air di Timor—pada musim kering, menawarkan pengalaman unik. Ketika masih di sekitar Kupang, pemandangan menyuguhkan pohon-pohon kering dan tanah tandus. Namun, ketika mulai memasuki daerah Baumata, kita melihat pohon-pohon yang permai dan menghijau. Mata air di Baumata menjaga pohon-pohon di situ tetap segar, bahkan pada musim kering.
Bacaan firman hari ini membandingkan kehidupan dua kelompok orang. Kelompok pertama, orang yang mau hidup sejalan dengan nasihat firman Tuhan. Dan tinggal di situ. Artinya, tak henti-hentinya ia mau menerima dan mempelajari firman Tuhan (ayat 3). Itu sebabnya ia mampu bertahan dalam segala situasi sebab ia “berakar” kuat dalam Tuhan. Tak hanya itu, keberpautannya dengan firman Tuhan membuat hidupnya berbuah. Kelompok kedua adalah orang yang tidak punya firman di hatinya, hingga dosa mudah menjerat hidupnya. Dan sungguh ngeri ketika dikatakan bahwa orang semacam ini akan seperti “sekam yang ditiup angin”; hidupnya terbuang sia-sia.
Siapa tak ingin berhasil bertahan menghadapi segala keadaan, dan berbuah di hidupnya? Dengan kemampuan serta standarnya, manusia tak mungkin mempertahankan hidupnya berkenan kepada Tuhan. Untuk itu, firman-Nya mengingatkan kita lagi untuk tak kendur merenungkan firman (ayat 2). Ketika pikiran dan hati terus berisi perenungan akan firman-Nya, kita akan berakar dalam Dia yang selalu memberi kekuatan. Langkah praktisnya, kita perlu sengaja memberi waktu setiap hari untuk berwaktu teduh atau membaca Alkitab secara teratur—bisa dengan daftar Bacaan Alkitab Setahun.
Bacaan hari ini: Mazmur 1
Ayat mas hari ini: Mazmur 1:3
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 140-142; 1 Korintus 14:1-20 |
|
Kalau teman-teman sulit mengoperasikan Kamera DSLR atau bentuknya yang tampak profesional. Mau kamera pocket sekelas DSLR dan bisa ganti-ganti lensa? Kamera SONY NEX-5 jawabannya.

Kalau mau lihat lebih detil, lihat ulasan saya disini. |
|
 |
 |
 |
 |
| Blog: Hati-hati dengan orang yang tidak diperhitungkan |
 |
|
 |
 |
 |
 |
Dia selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya dan divonis gurunya sebagai siswa yang idiot. Oleh karena itu ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri di rumah. Di rumah dengan leluasa dia dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun dia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian dia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Dia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.
Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Mesin-mesinnya dapat mencetak pesan-pesan di atas pita kertas yang panjang. Uang yang dihasilkan dari penemuannya itu cukup untuk mendirikan perusahaan sendiri. Pada tahun 1874 ia pindah ke Menlo Park, New Jersey. Disana ia membuat sebuah bengkel ilmiah yang besar dan yang pertama di dunia. Setelah itu ia banyak melakukan penemuan-penemuan yang penting. Pada tahun 1877 ia menemukan Gramofon. Dalam tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudia ia juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Hal ini adalah pertama kalinya di dunia lampu listrik di pakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.
Lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847. Thomas Alva Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Ia juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain: mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.
Ia meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.
Pada tahun 1928 ia menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat. |
|
Ia kaya raya, tetapi badannya pendek. Yang lebih parah, ia pemungut cukai. Artinya, ia bekerja pada orang asing; seorang antek penjajah; seorang pengkhianat bangsa. Bangsanya sangat membencinya—begitu benci sampai-sampai mereka tidak sudi mengucapkan namanya; mereka cukup menyebutnya “orang berdosa” (ayat 7). Rumahnya boleh jadi besar dan megah, tetapi orang tampaknya enggan menyambanginya. Tak heran, tak ada orang yang memberinya jalan ketika ia berusaha melihat Yesus. Ia memutar otak, dan menemukan salah satu cara paling unik untuk mendekati Sang Guru: memanjat pohon.
Bisa jadi Yesus geli melihat orang pendek itu bertengger di pohon. Namun yang tak terduga, Yesus menyapanya dengan menyebutkan namanya (ayat 5). Mungkin sudah begitu lama telinga Zakheus (ya, itu dia namanya!) tidak mendengar orang menyebutkan namanya dengan ramah. Bukan itu saja. Yesus juga mau berkunjung ke rumahnya! Betapa melonjak hati Zakheus; serbatakjub dan penuh sukacita. Tak heran, perjumpaan itu membekaskan kesan yang sangat mendalam baginya; bahkan mengubahkan arah hidupnya. Zakheus, si pendek pemungut cukai yang dibenci orang banyak, mengalami keselamatan. Ia menjadi dermawan.
Maukah kita menyapa orang lain seperti yang Yesus lakukan? Orang itu tidak mesti “musuh masyarakat” seperti Zakheus; bisa juga orang yang tidak diperhitungkan di lingkungan kita. Sapalah ia. Kenalilah pribadinya. Hargailah ia sebagai manusia. Hormatilah martabatnya. Dan, berdoalah agar Tuhan menjamahnya dan mengubahkan arah hidupnya—seperti yang terjadi pada Zakheus.
Bacaan hari ini: Lukas 19:1-10
Ayat mas hari ini: Lukas 19:5
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 137-139; 1 Korintus 13 |
|
Jadwal BLITZ MEGAPLEX ·Blitzmegaplex - PVJ, Bandung Paris Van Java Resort Lifestyle Place Jl. Sukajadi 137-139 Bandung 40162
·Blitzmegaplex - GI, Jakarta Grand Indonesia Jl. MH. Thamrin No. 1 Jakarta Ph. (021) 235 80 200 Fx. (021) 235 80 201
·Blitzmegaplex - GI (Satin Class), Jakarta Grand Indonesia Jl. MH. Thamrin No. 1 Jakarta Ph. (021) 235 80 200 Fx. (021) 235 80 201
·Blitzmegaplex - PP, Jakarta Pacific Place Mall Lt 6 Jl. Jend Sudirman kav 52-53 Jakarta
·Blitzmegaplex - PP (Velvet Class), Jakarta Pacific Place Mall Lt 6 Jl. Jend Sudirman kav 52-53 Jakarta
·Blitzmegaplex - MOI, Jakarta Mall of Indonesia KELAPA GADING SQUARE 2nd Floor Jl. Boulevard Barat Raya. Kelapa Gading, Jakarta Utara
·Blitzmegaplex - MOI (Velvet Class), Jakarta Mall of Indonesia KELAPA GADING SQUARE 2nd Floor Jl. Boulevard Barat Raya. Kelapa Gading, Jakarta Utara
·Blitzmegaplex - MOI (Dining Cinema), Jakarta Mall of Indonesia KELAPA GADING SQUARE 2nd Floor Jl. Boulevard Barat Raya. Kelapa Gading, Jakarta Utara
·Blitzmegaplex - Teraskota, Jakarta Blitzmegaplex - TERASKOTA Sektor IV, CBD Lot VII B, BSD City Serpong - Tangerang Telp. (021) 30025725
·Blitzmegaplex - Central Park, Jakarta Central Park Mall Lv.8 (P13) Podomoro City Jl.Let.Jen.S.Parman Kav 28 Jakarta Barat 11470
Selengkapnya... |
|
| |
|
Buku Tamu
|
|

|
 |
|
Link
|
|
|
 |
|
Follow me
|
|
|
 |
|